Tuesday, July 29, 2025

Where are we now?

Ok. Jadi sudah umur 30 tahun ya.. Setiap write down blog, yang diukur umur deh. Tapi alhamdulillah, Allah masih memberi kesehatan dan kemampuan sampai saat ini.

Baik. Jadi sekarang namaku Revina, umur 30 tahun dan menjelang 31 tahun dalam 1 bulan ke depan. Yaa Allah......... syukur dipanjatkan atas nikmat-Mu sampai dengan nafasku malam ini. Jadi realisednya adalah malam ini saat sedang melanjutkan menyusun bahan RPP bulanan, baruku tidurkan anak bayi 2 tahun, dan menunggu suami yang sedang dalam perjalanan di KRL, aku bahagia nikmatMu jauh lebih besar daripada masalahku 1-8 jam yang lalu, selalu ada senyum nikmatnya hidup.

Setiapku blogging, pinginnya bersyukur terus, inginnya menulis terimakasih, karena masalahku ada di pikiran dan waktu, namun syukurku ada di sejenak dan tulisan. 

Allahku yang Baik sekali, semoga ya jalanku, suamiku, anakku ada dalam kemudahan, keberkahan, penuh manfaat............. jadi hidup kami yang sekali ini penuh nikmat. aamiin yaaRabb!


So, where are we now?

practically far from standard where it should be. tapi tetap banyak tujuan didepan yang ingin diusahakan :-) bismillah.......


Monday, August 10, 2020

Teruntuk Pemilik Hati

 Alhamdulillah terimakasih yaa Allah untuk nafas pagi hari ini,

Alhamdulillah untuk melihat yang disamping selalu menemani hari untuk disyukuri,

Alhamdulillah untuk kesehatan yang diberikan kepada kami setiap hari,

Alhamdulillah terimakasih yaa Allah atas perlindungan dari hal jelek/musibah/marabahaya yang tidak sempat menyentuh kami,

Alhamdulillah atas rezeki yang masih memampukan kami menjalankan ibadah bersyukur,

Alhamdulillah atas ad-diin Islam yang telah diturunkan sehingga dapat kami cicipi dan kami imani,

Alhamdulillah terimakasih atas nikmat kehangatan keluarga, lingkungan, sahabat, rekan, dan media yang selalu memberikan kami dukungan agar menjadi lebih baik dan merasa hati ini terisi.


Semoga Engkau tidak pernah bosan melihat kami dan selalu mengampuni dosa-dosa kami.

Sungguh banyak nikmat yang telah diberikan kepada kami. Semoga kami menjadi umat yang selalu bersyukur dan berbahagia hingga di Syurga Mu kelak yaa Rabbi. :) aamiin yaarabbi.

Wednesday, March 20, 2019

Hi hello hay!
13 weeks ahead....... wush wuhuw! 

Saat hampir udah 6 tahun jalan bareng, found ups and down nya nemu sebel dan senengnya. Tau jeleknya dia kalau lagi ngehadepin bad mood ku. Happynya dia kalau aku asyik sama sesuatu bareng dia. Dan akhirnya sadar kalau fase udah harus nempuh step selanjutnya...

Then, “kita plan nikah kapan ya?”
Segumpulan daun kering menggumpal lewat, nah loh. Rincian kejadiannya lupa untuk diinget. Saking complicatednya mikirin kita sama-sama anak bungsu. Tapi yang alhamdulillah Allah sadarkan kita di umur 23 kemarin, dan kembali pada tujuannya.
Untuk apa sih nikah?
Visi misi post nikah mau apa?
Tetep, kita balik lagi sunnahnya apa tuntunannya apa. Jadi, diputuskanlah kita sama-sama ingin menyempurnakan ibadah kita. Dengan nikah. Kita yakin kita tetep bisa berbakti sm orang tua. Visinya? Membangun keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah ya. Misinya? Sejuta rencana. Yang penting moga Allah kasih kita kesehatan dan rezeki yang bermanfaats.

Padahal kontra dalam hati sendiri sebelum memutuskan ini, cewek sehabis nikah itu pemimpinnya adalah suaminya. Lalu ayah gimana? 😢 aku merasa tetep pingin dikekang sama ayah, meskipun teteh aja bandel suka negosiasi. Lalu ibu gimana? Yang tiap jum’at pulang Bandung selalu pingin dipijitin, ngobrol-ngobrol kesana kemari. Oh yaa Allah, kuatin hati aku.... then kuatin diri sendiri, terus down lagi, kemudian bangkit lagi. Jangan lupa minta di istiqomahkan aja hati ini ya.


Dan dan dan.. kita mantepin hati tuh buat ngobrol sm orang tua masing-masing.
Aku yang canggung setengah hidup, nunggu momen pas ngobrol sama ibu duluan. Biar ibu bisa menghembuskan bisikan ke ayah. Lalu saat ayah udah tau gosip nya, baru aku akan lebih masuk ngobrolnya.
Apparently pukul 19.00 saat udah nyiapin skenarionya, ibuku tidur lebih awal. Allah punya rencana hebat. 
Aku udah mondar mandir ke kamar gangguin ibu tidur, namun ibu dikasih mimpi indah saat itu. 
Aku udah seduh minuman susu, sudah makan malam yang kedua, nunggu ibu bangun tapi nihil.
Ayah yang lagi nonton tv mulai gusar, nanya “kenapa sih?”
“Hehe”
“Ada apa?”
“Yah menurut ayah, kalau “doi” jadi calon suamiku gimana?”
Mandang aku dalem buat mastiin. “Beneran?”
Tidak ada jawaban.
“Kalau ayah sih segimana kamu yang.....”

See? Manusia cuman bisa berencana. Allah yang beresin! Asal niat kita mantep dan sesuai seharusnya insyaaAllah dimudahkan topmarkotop!


Thursday, February 7, 2019

2019 has comiiiiing!

Fyuhhhh 4years been left, and I really super missed to write down here!

Sekarang umurku 24 tahun, yaelah udah tua ya. Bio-nya aja yg bilang 19 tahun.. padahal??? Hahaha.

So, lihat post-post lama baik yg published dan hidden, dan draft yang isinya galau semuwaaa wkwk ampun deh. Tapi ini sih tujuan nya, nulis untuk dipelajari apa yang mesti diperbaikin. Mengerti keadaan dulu harus selalu diperbaikin hari ini dan selanjutnya. Nice to know you blogspot, alhamdulillah. And keep feel blessed ya Rev, and also for you:-)

Bedanya... 19 tahun nulis blog mesti di notbuk merah Samsung ku yg legend itu. Yg seharinya bisa memproduksi hasil cameroid 200+ photos, bareng Sonia, Suci, Hanni, Tine, Dewi, Nova, danlainnya “Thanks guys filenya masih ada loh”. Kalau sekarang nulis di henpon ajah udah jadi anak kost bukan anak mandja rumahan lagi. 5 tahun berlalu.. udah mau 25tahun, tahunnya jadi calon ibu. 

Ya jadi alhamdulillah, di tahun ini insyaaAllah segala pergalauannya dicukupkan, I’m ready to the next step. Tapi sisi melankolis dan so puitisku masih tetap ingin aku oret disini, please be welcomed ya... I excuse your permit here, please please please. Revina is still Revina, love to write. Even some time I have lost my interest of this. Nextnya aku ceritain progress my wedding plan and secercah kata-kata puitisnya ya:):):);):):):)




Sincerely yours, Revina❤️

Sunday, November 8, 2015

:)

Bro, jadilah orang paling semangat daripadaku. Tekanlah waktu sebisamu, kerjakan sebanyak kau bisa. Masa depanmu adalah untuk memberi hidup. Siapapun ingin dihidupi oleh yang berjuang untuk hidup sekecil apapun. Meskipun kelak kita menjadi orang kaya, waktu tetap tidak bisa kita beli untuk memperbaiki hidup. Mari kita bersyukur untuk kesempatan yang kita lihat didepan sana dan saat ini yang sedang kita miliki. Tetap berjuang untuk apa yang dicita-citakan:)

Friday, February 20, 2015

Awan lalu sudah menguap, kini yang ada adalah hujan pembawa bahagia.

Friday, February 6, 2015

Teruntuk pemilik hati, perkuat layar untuk mengarung samudera. Persiapkan segala asupan yang dibutuhkan dan jangan biarkan awak serta kapalmu mati di tengah jalan. Karena awak yang mendukungmu sampai ketempat tujuan, dan aku sebagai kapalmu yang selalu mencoba mengikuti elokan yang kau putar untuk mencari arah. Semoga laut dan langit dimana tempat kita beradu selalu mengarahkan kita pada tujuan yang tepat.